Selasa, 12 Mei 2015

Keluarga Nabi Ibrahim

Keluarga  Ibrahim.

Ibrahim atau nabi Ibrahim, Abraham , adalah bapak dari Ismail dam Ishak. Ishak menurunkan Yaqub dan juga nabi Isa  atau disebut juga Yesus Kristus.
Ismail menurunkan bangsa Arab dengan  dimana pada bangsa arab lahirlah Nabi Muhammad sebagai nabi umat Islam.
Nabi Muhammad dalam sejarah atau riwayatnya sering menyebut dan mendoakan Ibrahim dan keluarga sebagai moyangnya. Sampai sekarang pun umat Islam dalam sholat lima waktu selalu mendoakan Ibrahim dan seluruh  keluarganya. Keluarga Ibrahim berarti Ibrahim, Sarah, Hajar, Ismail, Ishak, dan semua turunannya termasuk Yaqub, Isa dan Muhammad sendiri.

http://yahudidiindonesia.blogspot.com/
http://yahudidanindonesia.blogspot.com/
http://israelpalestina-indo.blogspot.com/

http://israeldanindonesia.blogspot.com/







Sabtu, 14 Maret 2015

Kekejaman terhadap Yahudi juga bisa terjadi


Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISI) merilis video terbaru tentang eksekusi mati atas pria berusia 19 tahun yang diduga sebagai mata-mata Israel.

Video ini dianggap banyak pihak sangat keterlaluan dan memuakkan, karena dalam eksekusi itu, algojonya adalah seorang bocah yang diperkirakan berusia 10 tahun.

Dalam video ini, seorang pria yang diidentifikasi sebagai Muhammad Said Ismail Musallam seorang berdarah arab-israel, menjelaskan bagaimana dia dikirim oleh intelijen Israel untuk menyusup ke sarang ISIS di Suriah. Kelompok ini mengklaim pemuda berdarah Arab-Israel ini masuk ke Suriah dan ditangkap tahun lalu.

Memakai jumpsuit oranye, dia tampak berlutut di kaki dua militan berseragam, salah satunya adalah bocah berusia 10 tahun. Sang bocah inilah yang menembak dahi Musallam dari jarak dekat.ISIS menyebut bocah ini sebagai salah satu 'anak dari kekhalifahan'. Dia terlihat tenang melakukan aksinya.

Video yang pertama beredar melalui akun Twitter ini kini telah tersebar luas. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak ISIS.

Tentang Musallam, ISIS mengakui menangkapnya tahun lalu. Dia semula mengaku sebagai pejuang asing yang berniat bergabung dengan ISIS. Namun belakangan, dalam intrograsi dia mengaku sebagai agen Mossad, badan intelijen Israel.

Tuduhan tersebut telah dibantah oleh seorang pejabat keamanan Israel dan orangtuanya. Keluarganya mengklaim bahwa dia memang ingin bergabung dengan ISIS sebagai pejuang.